Wednesday, October 23, 2013

My Sweet Revenge


I don't know what to do right now because I’m confused with all things that happened to me lately. I haven't breathed the air but I must face other things. How could I face all those things? I don't know what’s happening but it seems like they are trying to “killing” me softly… not kill in true meaning but they tried to kill my character. I did the right thing but for them I didn't, I didn't make the right one and they blamed me too. Just what am I supposed to do now? Every single thing that I do is wrong!!
If I could, I just want to shout out loud. I really don't know how to handle this.

I just can’t watch everyone blame me for thing that I didn’t do. Everyone stabs me on my back; make me become the one who must be blamed for everything. Blamed for their weakness, for their unhappiness, for everything that they didn't like and they haven’t satisfied, and they make me become someone who had suffered most. And I just want to ask why me???

What I've done before? That makes them hate me so? I try to be myself; try to be who I am, straight to my goal and try to do my best in everything that I have to…
I don't even have anything like them, I don’t have abundant wealth, and I’m just an ordinary one. I even have to struggle for everything I want. I can’t get anything easy.
But at least I have spirit to try to pass and solve it… just do my best as I can.
Are they jealous of my spirit?

Too many questions in my head, my mind, my heart…
I don’t know how to answer it. Because the haters always going to hate.
So I will just let it happen to me whatever their reasons are…
But only for a while…
Until my sweet revenge time come, revenge with succeed…

*ps thanks to Mr. Barry

By: Orienz




Tuesday, October 22, 2013

Baktiku pada Orang tuaku: “ORANG YANG BUKAN SEMBARANG ORANG”


Ibu…
Ayah…
Mereka adalah keluargaku yang paling mengerti aku.
Ibu dan Ayah yang mendidikku sejak kecil. Menuntunku untuk menjadi manusia yang belajar untuk menerima keadaan. Mengajarkanku berbagai ilmu yang tidak bisa kutemukan dari yang lain. Ilmu yang bukan hanya ilmu pengetahuan tapi ilmu kehidupan. Ilmu santun, ilmu menghormati orang lain, ilmu untuk menjadi orang yang bukan sembarang orang. Meskipun kami bukan orang bergelimang harta namun bagi keluargaku pendidikan itu penting. Meskipun ayahku hanya lulusan SMA tapi beliau mampu menyekolahkan 8 anaknya hingga bangku perguruan tinggi. Semua itu tak lepas dari dorongan ibuku. Karena mereka saling mendukung dan saling mengerti apa yang harus dilakukan satu sama lainnya. Ketika ayah membanting tulang mencari nafkah, ibuku mendidik dan mengurus keluarga dirumah. Mereka berdua yang menyadarkanku bahwa kehidupan memang tidak mudah namun kita tetap harus menjalaninya dengan sebaik-baiknya. Awalnya aku menjalani dan tidak mengerti mengapa orang tuaku mendidik anak-anaknya seperti ini. Untuk apa semua itu…??

Awalnya aku selalu membandingkan kehidupanku dengan orang lain. Aku selalu bertanya-tanya mengapa orang lain bisa mendapatkan segala yang mereka inginkan hanya dengan menjentikkan jarinya? Mengapa orang lain ketika tidak mendapatkan yang mereka inginkan lantas memaksakan kehendaknya? Mengapa orang lain dengan marah-marah dan mengamuk bisa mendapat apa yang mereka mau sedangkan aku tidak??Dari situlah aku belajar, dari situlah aku mengerti bahwa menjadi orang tua itu tidak selalu harus menuruti keinginan anaknya. Menjadi orang tua itu harus bisa membuat anak sadar dan mengerti bahwa hal apa saja yang bisa kita dapatkan dan apa yang tidak bisa kita dapatkan. Semua itu pun demi kebaikan anak itu sendiri. Kini aku telah merasakan semua hikmah dari didikan kedua orangtuaku dan aku sangat bersyukur karena memiliki orang tua seperti ayah dan ibuku.

Namun bagiku, takdir tertulis lain dalam kehidupanku. Ibuku dipanggil yang Maha Kuasa ketika aku masih berumur 10 Tahun. Awalnya aku belum begitu merasakan efeknya, namun setelah waktu demi waktu kulalui tanpa kehadiran ibu, aku menyadari betapa berharganya orangtuaku bagiku! Tanpa ibu aku sempat hilang arah dan tidak tahu bagaimana menyikapi masalah seolah kapal laut yang berlayar tanpa Nakhoda! Tanpa ibu aku kesepian dan merasa kurang kasih sayang, tanpa ibu hidupku menjadi hambar. Hari-hari tanpa ibu membuatku merasa kosong dan hampa. Namun semua itu menjadikanku untuk menjadi anak yang tidak manja, anak yang harus bisa menyelesaikan persoalan sendiri. Anak yang harus mampu mandiri. Semua itu berkat ibuku, ibu yang hanya aku yang memiliki! Walaupun pahit memang namun sedikit demi sedikit aku belajar. Tak sedikit aku berderai air mata, namun air mata itu bagiku bukan tanda kelemahan. Aku percaya bahwa walaupun ibu telah tiada namun beliau pasti berharap aku dapat menjalani kehidupan dengan sebaik-baiknya. Walaupun beliau sudah meninggalkanku namun kenangannya akan selalu hidup dalam memoriku. Ohhh Ibuku tersayang!!

Ayah... Beliau pun SUPER bagiku, ayah mengajarkanku banyak hal. Ayahku serius soal pendidikan, beliau tidak ingin aku main-main dengan pendidikan. Ayahku telah melewati masa jayanya saat aku mulai merangkak ke bangku kuliah. Sehingga saat-saat dimana aku harus mencicipi kuliah disanalah aku merasakan bagaimana pahitnya kehidupan. Bagaimana sulitnya mencapai sesuatu. Namun aku tidak ingin menyerah. Ayah selalu mengatakan untuk tidak main-main dalam hal apapun. Ayah selalu ingin aku bersungguh-sungguh. Ayah juga selalu mengingatkanku untuk menghormati dan menghargai orang lain. Oh Ayaahh! Beliau selalu mengatakan bahwa mungkin aku tidak seperti orang lain yang selalu bisa mendapatkan segala keinginan dengan mudah. Aku harus mendapatkan sesuatu dengan usaha dan kerja keras. Ayah mengatakan padaku bahwa aku tidak perlu malu dengan identitasku. Justru aku harus bersyukur karena memang aku ini bukan siapa-siapa dan dengan cara seperti ini aku bisa mempelajari banyak hal. Karena mungkin orang akan menyepelekan kita namun itu harus menjadikan acuan untuk lebih maju. Tidak perlulah banyak sesumbar dan jangan pernah sombong atas apa yang dicapai, banyaklah berpikir dan bergerak. Jangan hanya menerima keadaan tanpa melakukan apa-apa.

Benar memang benar apa yang dikatakan orang tuaku, apalah yang bisa kita banggakan? Apalah yang bisa kita pamerkan kepada orang lain?dan untuk apa semua itu? Karena memang selalu ada orang yang lebih hebat dari kita. Selalu ada yang lebih kaya dari orang kaya, selalu ada yang lebih pintar dari yang pintar! Selalu ada yang lebih dari yang lebih, maka dari itu janganlah terlalu berbangga diri.
Aku memang dari kampung dan aku bukan keluarga yang kaya, aku bukan anak pejabat atau apalah. Namun ayah selalu mengatakan……
“Walaupun dari kampung yang penting tidak kampungan toh?”
“Untuk apa minder dengan orang-orang lulusan universitas ternama dari luar negeri, harusnya mereka yang malu karena kamu yang bisa duduk berdampingan dengan mereka?”
“Selalu belajarlah santun terhadap orang lain, agar mereka pun bisa berprilaku santun terhadap kita”
Dan banyak ucapan ayah yang menginspirasiku.
Maka dari itu aku akan sangat tidak suka bila ada yang berlaku dan mengatakan hal yang tidak pantas tentang keluargaku!
Kami memang bukan siapa-siapa namun orang lain tidak berhak menilai orang hanya dari segi materi atau kedudukan.

Orang tua bagiku sangat berharga. Miris dan sedih bila aku melihat dan mendengar berita mengenai orang yang tega berbuat keji terhadap orang tuanya. Aku tak habis pikir, mengapa bisa ada orang-orang yang menelantarkan orang tuanya, membiarkan orang tuanya yang sudah sepuh untuk masih berjibaku dengan kehidupan yang keras ini. Memfoya-foyakan apa yang dimiliki orang tuanya dan tidak bekerja keras untuk mencapai sesuatu. Mungkin memang tida semua orang seperti itu namun apakah mereka tidak mengerti betapa sakitnya bila ditinggalkan orang yang kita kasihi?? Mungkin mereka tidak menyadari karena mereka belum mengalami, tetapi bagaimana nantinya jika mereka telah menjadi orang tua dan anaknya tidak berbakti terhadap mereka, barulah mereka menyadari??pasti sungguh sakitnya tiada tara!

Oleh karena itu, aku tidak ingin menjadi anak yang tidak berbakti kepada orang tua. Aku masih memiliki ayah yang harus aku hargai, aku ingin melakukan banyak hal untuk beliau. Meskipun aku tidak akan pernah bisa membalas budi kedua orangtuaku. Namun setidaknya aku harus melakukan hal dengan sungguh-sungguh. Ayah dan Ibu pasti tidak akan meminta banyak hal kepada kita. Namun mereka pasti terluka hatinya bila kita hilang arah dan tujuan dalam kehidupan. Bila kita sudah tidak memiliki semangat dan keinginan untuk berbuat sesuatu, jangankan untuk orang lain untuk diri sendiri pun tidak!!Janganlah menjadi orang yang seperti itu.  Aku sadar aku pun orang biasa, banyak berbuat salah dan mungkin banyak orang yang tidak menyukaiku. Tapi aku ingin belajar, belajar menjadi orang yang baik, yang bila melakukan kesalahan aku bisa memperbaikinya. Belajar menerima kekalahan dan berusaha bangkit setelahnya. Belajar walaupun aku terjatuh tapi berusaha untuk bangkit kembali. Arus gelombang dalam kehidupanku memang naik dan turun, tapi aku ingin belajar untuk hidup di dalamnya dan menerima itu sebagai bagian dari kehidupanku.

Aku ingin berbakti kepada orang tuaku.
Aku ingin berbakti kepada Ibuku walaupun sekarang aku hanya bisa berdoa untuknya. Walaupun aku sudah tidak bisa memeluk dan melihat senyumnya. Namun akan selalu kutitip doa untuknya agar Ibu berbahagia disana.

Aku ingin berbakti kepada Ayahku walaupun aku belum bisa memberikan apa-apa untuknya. Setidaknya mulai sekarang aku akan memulainya. Menjadi seseorang yang terdidik oleh orang tuanya. Yang dimana bersikap dan berprilaku baik dan bisa menghargai orang. Yang tidak menyepelekan orang lain, yang menghormati orang lain dan santun. Kekerasan dan emosi tidak akan menyelesaiakan masalah dan kita harus berani bersikap serta memiliki prinsip. AAhhh sulit memang namun aku akan berusaha. Aku tidak ingin melakukan itu untuk orang lain. Semua ini pembelajaran yang dinasehatkan dari orang tuaku dan suatu saat bisa kuterapkan terhadap keluargaku!! Syukur-syukur untuk keluarga yang lain. yang selalu kuingat adalah “Bila orang tak mau meneguk pahit getir masa belajar beberapa saat, Dia akan merasakan kebodohan seumur hidup.” Dan aku tak mau seperti itu…

Kasih sayang yang diberikan orang tuaku tak kan pernah lekang sepanjang masa.  Kasih sayang orang tualah yang selalu menguatkanku dalam menjalani kehidupan ini.
Aku ingin menjadi sukses…
Sukses membina diriku untuk lebih maju, sukses dalam pendidikan, sukses dalam pergaulan, sukses dalam pekerjaan, sukses di lingkungan sekitar.

Aku ingin menjadi orang yang berguna bagi masyarakat, aku ingin menjadi orang yang bukan hanya memikirkan diriku sendiri, tetapi juga keluargaku, lingkungan sekitarku agar orang-orang bisa merasakan kasih sayang dan ketulusan hatiku… sehangat dan selembut kasih sayang orang tuaku.
Baktiku untuk negaraku…Bagaimanapun keadaan negaraku aku tetap mencintainya karena disinilah tanah kelahiranku dan aku bersyukur karenanya.
Baktiku untuk kampung halamanku…Apapun yang orang katakan tentangku dan kampung halamanku, aku tetap mencintainya karena disinalah tempat aku dibesarkan dengan keramahan serta kelembutannya.
Baktiku untuk keluargaku.. Aku menyayangi keluargaku apa adanya, sebagaimana mereka menyayangiku.
Baktiku untuk orang tuaku….Aku bahagia memiliki orang tua yang telah membimbingku dan membesarkanku dan aku bersyukur telah dibekali ilmu yang belum tentu semua orang bisa mendapatkannya..

Terima kasih Ibu…
Terima kasih Ayah…
Terima kasih keluargaku…
Tanpa semuanya, kita hanyalah susunan kata yang tidak pernah bisa menjadi kalimat
sedangkan untukmu, aku ingin menjadi orang itu..
orang yang bukan sembarang orang



Monday, June 20, 2011

最古

時々いつもいっしょけんめいに頑張りたいけど、 何か私の気持ちちょっと迷っていた。 自分の考えるのはたまにぜんぜんわからない。 世界にはいろいろな問題があるのは分かる。 どこでも、いつでも、誰でも、きっと最古のことやりたくて、 一所懸命に頑張りたいと思う。 だから困っ他時も、すぐ戻って来るつもり。 今から最古のことやりたいから。

Wednesday, January 26, 2011

For Happiness

i don't know when exactly the time i wrote this and why i wrote,i thought many people searching for happiness and the idea comes suddenly into my mind, For happiness What about my feeling now There’s no reason to hurt, no reason to cry and no reason to keep silent Watch everything without doing anything Not fair to all! Coz we live on the same earth Under the same sky and above the same soil This is about everyone’s feeling No one should be selfish… Just do everything for the best For happiness in our life Let’s make our lives better Don’t let it be useless Change everything to be beautiful Change everything to be more appreciated Change everything to be useful Only for happiness Hold on together Cry together Smile together Reach all together For our happiness by: orienz

Tuesday, January 25, 2011

Everybody has their own way…

i don't know when i made this wrote but of course the reason why i wrote it because of sometimes i wanna change my mind to be stronger and where there's a will of course there's a way :) i'm sure about that

Everybody has their own way…
Do you know the place that I can hide?
Please show me right now…
‘Coz I wanna go run and far away from everything
‘Coz everything is too hard for me
I don’t wanna run away but this is the best way
Nobody even cares…
Nobody’s sad…
I’m alone…
Not with another body…
I’m tired of everything…
I hate being hurt…
I don’t wanna be weak anymore
I wanna find my happiness
I wanna change my tears into smile
Everything should be changed!
Everything should work fine
‘Coz where there’s a will there’s a way
And of course God is fair…
Everybody has their own way…
Everybody has their own sadness n happiness
So do I am…
When I fall, I can stand up!
When I failed, I can try to be better!
When I’m sick, I’m going to be healthy
And when I cry, I can smile!
Everything’s gonna be okay even when you surrender
you must face it …
So, don’t even worry
‘Coz everything has its own way…
By :orienz

Wake up girl!!!

i haven't publish yet my writing before,so from now i'd like to publish it in my blog because i've tried to send it to the publisher before,but it has been rejected and another publisher didn't reply my offered to publish my book.But it's okay now coz i enjoy writing so i won't give up and enjoy my writing :)

WAKE UP GIRL!!!
I can’t write anything! I feel so bad…really bad! I never feel like this! I just can say I DON’T KNOW!!!I hate feeling like this. Feel that I am a silly girl! What am I supposed to do? I wanna scream and asking where is my brain? Why can’t I think of anything! I have to find something that can make me change! Just think, think and think…
Nothing I do…
Just go to hell feeling so bad!
C’mon you must wake up and stop saying I don’t know, I can’t, and I’m silly!!!
Don’t ever give up even just for a second!
Coz God doesn’t like it!
God doesn’t like people who give up without an effort!
If you do something and the result is not like what you want don’t ever give up and say ouch…!If you failed, it is good coz when you failed you know what you have to do and you have an experience to solve your problems and you’ll try to be better and better …
If you never failed, you would never know anything! You would never change!
When we failed, God absolutely has other plans for us! God has arranged everything for us! So, when everything does not work out as you wish, don’t say anything! Just say “Thanks a lot God coz I believe that you have better plan for me”…that’s the best way…hope everything’s going to be alright and don’t ever give up!!
By: Orienz

Sunday, January 24, 2010

long time...

Uda lumayan lama gw g posting blog,ksibukan d kmpz bkin w lumayan headache..
Gosh I really need a break,under pressured bgt ni gw..I wanna go to d beach...argggghhh tp skrg w lg kere dahsyat n msti prepare buat plp aka ngajar d sma,oow w msti jd guru hihiyy..slain ntu skripsi bkin w g tenang...deuh w msti nyari side job uy,ada redaksi yg mw ngepublish tulisan w g y wkwkwk smoga aj ad amiieeennn